Kamis, 01 November 2018

Database #SIP


Sejarah Database

Tahun 1960

Dari awal penggunaan komputer, penyimpanan dan manipulasi data merupakan focus utama aplikasi. Pada awal tahun 1960, Charles Bachman diperusahaan General Electric mendesain generasi pertama DBMS yang disebut Penyimpanan Data Terintegrasi (Integrated Data Store). Dasar untuk model data jaringan dibentuk lalu distandardisasi oleh Conference on Data System Language (CODASYL). Kemudian, Bachman menerima ACM Turing Award (Penghargaan semacam nobel pada ilmu komputer ) di tahun 1973.

Pada akhir tahun 1960-an, IBM mengembangkan system manajemen informasi (Information Manajemen System) DBMS. IMS dibentuk dari representasi data pada kerangka kerja yang disebut model data hierarki. Dalam waktu yang sama, hasil kerja sama antara IBM dengan perusahaan penerbangan Amerika mengembangkan system SABRE. System SABRE memungkinkan user mengakses data yang sama pada jaringan computer.

Tahun 1970

Pada tahun 1970, Edgar Codd di laboratorium penelitian di San Jose mengusulkan suatu representasi data baru yang disebut model data relational. Pada tahun 1980, model relasional menjadi paradigm DBMS paling dominan. Bahasa query SQL dikembangkan untuk basisdata relasional sebagai bagian proyek Sistem R dari IBM. SQL di standardisasi di akhir tahun 1980 dan SQL-92 diadopsi oleh American National Standards Institute (ANSI) dan International Standards Organization (ISO). Program yang digunakan untuk eksekusi bersamaan dalam basisdata disebut transaksi. User menulis programnya, dan bertanggung jawab menjalankan program secara bersamaan terhadap DBMS. Pada tahun 1999, James Gray memenangkan Turing award untuk kontribusinya pada manajemen transaksi dalam DBMS.

Tahun 1980

Pada akhir tahun 1980 dan permulaan tahun 1990, banyak bidang system basisdata dikembangkan. Penelitian dibidang basisdata meliputi bahasa query yang powerful, model data yang lengkap, dan penekanan pada dukungan analisis data yang kompleks semua bagian organisasi. Beberapa vendor (misalnya IBM, DB2, Oracle8, dan Informix UDS) memperluas sistemnya dengan kemampuan menyimpan tipe data baru misalnya image dan text serta kemampuan query yang kompleks. System khusus dikembangkan banyak vendor untuk membuat data warehouse dan mengonsolidasi data beberapa basisdata.

Suatu fenomena menarik adalah munculnya enterprice resource planning (ERP) dan management resource planning (MRP), yang menambah lapisan substansial dari fitur berorientasi aplikasi pada DBMS utama. Paket yang digunakan secara luas meliputi Baan, Oracle, PeopleSoft, SAP, dan Siebel. Paket tersebut mengidentifikasi kumpulan tugas umum (misalnya manajemen inventori, perencanaan sumber daya manusia, dan analisis keuangan) yang dihadapi oleh sejumlah besar organisasi dan menyediakan lapisan aplikasi umum untuk melaksanakan tugas. Data disimpan dalam DBMS relasional. Kemudian, lapisan aplikasi dapat disesuaikan pada perusahaan berbeda sehingga biaya keseluruhan perusahaan menjadi lebih rendah disbanding biaya pembuatan lapisan aplikasi dari awal. Lebih jauh, DBMS memasuki dunia internet. Saat generasi pertama, web site menyimpan datanya secara ekskulisif dalam file system operasi. Pada saat ini, DBMS dapat digunakan untuk menyimpan data yang dapat diakese melalui web browser. Query dapat dibuat melalui form web dan format jawabannya dengan menggunakan markup language semisal HTML untuk mempermudah tampilan pada browser. Semua vendor basisdata menambah 
fitur ini untuk DBMS mereka.

Manajemen basisdata mempertimbangkan pentingnya suatu data bersifat online dan dapat diakses melalui jaringan computer. Saat ini, bidang seperti ini diwujudkan dalam basisdata multimedia, video unteraktif, perpustakaan digital, proyek ilmuwan seperti proyek pemetaan, proyek system obeservasi bumi milik NASA, dan lain sebagainya (Ramakrishnan and Gehrke, 2003). [sumber]

Konsep Dasar Database


Database (basis data) adalah: sistem penyimpanan beragam jenis data dalam sebuah entitas yang besar untuk diolah sedemikian rupa agar mudah dipergunakan kembali.Dengan menggunakan komputer, konsep pengolahan database tradisional dapat diotomasi sehingga memudahkan pekerjaan. Data yang disimpan bisa sangat variatif (angka, teks, gambar, suara, dan jenis data multi-media lainnya).

Konsep dasar database adalah kumpulan dari catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah database memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur database: ini dikenal sebagai database model atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah yaitu mewakili semua informasi dalam bentuk tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili dengan menggunakan nilai yang sama antar tabel.[sumber1 sumber2]

Struktur Database

Model Hirarkis
Hasil gambar untuk struktur database hirarki
Model data hirarkis mengatur data dalam struktur pohon. Ada hirarki segmen orang tua dan anak data. Struktur ini menunjukkan bahwa merekam dapat memiliki informasi berulang, umumnya di segmen anak data. Data dalam serangkaian catatan, yang memiliki seperangkat nilai-nilai field yang melekat padanya. Ia mengumpulkan semua contoh dari sebuah catatan khusus bersama sebagai tipe record. Ini jenis catatan adalah setara tabel dalam model relasional, dan dengan catatan masing-masing menjadi setara dengan baris. Sebagai contoh, sebuah organisasi mungkin menyimpan informasi tentang seorang karyawan, seperti nama, nomor pegawai, departemen, gaji. Organisasi mungkin juga menyimpan informasi tentang anak-anak karyawan, seperti nama dan tanggal lahir. Karyawan dan data anak-anak bentuk hirarki, dimana data karyawan merupakan segmen induk dan data anak-anak merupakan segmen anak. Jika seorang karyawan memiliki tiga anak, maka akan ada tiga segmen anak terkait dengan satu segmen karyawan. Dalam sebuah database hirarki hubungan orang tua-anak adalah satu ke banyak. Ini membatasi segmen anak untuk memiliki hanya satu segmen orangtua. Hirarkis DBMS sangat populer dari akhir 1960-an, dengan diperkenalkannya IBM Sistem Informasi Manajemen (IMS) DBMS, melalui 1970-an.


Model Jaringan
Hasil gambar untuk struktur database jaringan
Popularitas model jaringan data bertepatan dengan popularitas model data hirarkis. Beberapa data lebih alami dimodelkan dengan lebih dari satu orang tua per anak. Jadi, model jaringan mengijinkan pemodelan hubungan banyak-ke-banyak data. Pada tahun 1971, Konferensi Data Systems Languages (CODASYL) secara formal mendefinisikan model jaringan. Pemodelan data dasar membangun dalam model jaringan mengatur membangun. Satu set terdiri dari sebuah tipe record pemilik, nama set, dan jenis catatan anggota. Seorang tipe record member bisa memiliki peran dalam lebih dari satu set, maka konsep multiparent didukung. Sebuah tipe record pemilik juga dapat menjadi anggota atau pemilik dalam himpunan lain. Model data jaringan sederhana, dan jenis catatan link dan persimpangan (catatan junction disebut oleh IDMS) mungkin ada, serta set antara mereka. Dengan demikian, jaringan lengkap hubungan diwakili oleh set beberapa berpasangan, dalam setiap mengatur beberapa tipe record (satu) adalah pemilik (di ekor panah jaringan) dan satu atau lebih jenis catatan anggota (pada kepala panah hubungan ). Model jaringan CODASYL didasarkan pada teori himpunan matematika.


Model Relasional
Hasil gambar untuk struktur database relasional

(RDBMS – relasional database management system) Suatu database berdasarkan model relasional yang dikembangkan oleh EF Codd. Sebuah database relasional memungkinkan definisi struktur data, operasi penyimpanan dan pengambilan dan kendala integritas. Dalam database data dan hubungan antara mereka diatur dalam tabel. Sebuah tabel adalah kumpulan catatan dan setiap record dalam tabel berisi bidang yang sama.
Sifat-sifat Tabel Relasional:

  • Nilai Apakah Atom
  • Row Setiap Unik
  • Nilai Kolom # Apakah dari jenis yang Sama
  • The Urutan Kolom adalah tidak signifikan
  • The Urutan Baris adalah tidak signifikan
  • Kolom Setiap Memiliki Nama Unik

Bidang tertentu dapat ditunjuk sebagai tombol, yang berarti mencari nilai-nilai spesifik bidang yang akan menggunakan pengindexan untuk mempercepat mereka. Dimana field dalam dua tabel yang berbeda mengambil nilai dari set yang sama, join operasi dapat dilakukan untuk memilih arsip terkait dalam dua tabel dengan cara mencocokkan nilai-nilai dalam bidang-bidang. Sering kali, tetapi tidak selalu, kadang akan memiliki nama yang sama di kedua tabel. Sebagai contoh, sebuah “perintah” tabel mungkin berisi (pelanggan-ID, produk-code) pasangan dan “produk” tabel mungkin berisi (produk-kode, harga) pasangan sehingga untuk menghitung tagihan pelanggan diberikan kau akan jumlah harga dari semua produk yang dipesan oleh pelanggan bahwa dengan bergabung di bidang produk-kode dari dua tabel. Ini dapat diperpanjang untuk bergabung dengan berbagai tabel pada beberapa bidang. Karena hubungan hanya ditentukan pada waktu retreival, database relasional diklasifikasikan sebagai sistem manajemen database yang dinamis. Model Database Relasional didasarkan pada Aljabar Relational.

Object Model / Relational

Obyek / sistem manajemen database relasional (ORDBMSs) menambah kemampuan objek penyimpanan baru dengan sistem relasional pada inti sistem informasi modern. Fasilitas baru ini 

mengintegrasikan pengelolaan data menerjunkan tradisional, objek yang kompleks seperti time-series dan data geospasial dan media biner beragam seperti audio, video, gambar, dan applet. Dengan encapsulating metode dengan struktur data, server ORDBMS dapat menjalankan pelengkapan operasi manipulasi dan data analitis untuk mencari dan mengubah multimedia dan objek kompleks lainnya.

Object-Oriented Model

Obyek DBMSs menambah fungsionalitas database untuk obyek bahasa pemrograman. Mereka membawa lebih dari persistent storage obyek bahasa pemrograman. Objek DBMSs memperpanjang semantik C, Smalltalk dan Java obyek bahasa pemrograman untuk memberikan kemampuan pemrograman database dengan fitur lengkap, sementara tetap mempertahankan kompatibilitas bahasa asli. Keuntungan utama dari pendekatan ini adalah penyatuan pengembangan aplikasi dan database ke dalam suatu model data mulus dan lingkungan bahasa. Akibatnya, aplikasi memerlukan kode kurang, lebih banyak menggunakan pemodelan alami data, dan basis kode lebih mudah untuk mempertahankan. Obyek pengembang dapat menulis aplikasi database lengkap dengan jumlah sederhana upaya tambahan. Menurut Rao (1994), “The object-oriented database (OODB) paradigma adalah kombinasi bahasa pemrograman berorientasi objek (OOPL) sistem dan sistem persisten Kekuatan OODB datang. Dari perlakuan mulus baik data persisten, ditemukan di database, dan data sementara, seperti yang ditemukan dalam program mengeksekusi. ”
Berbeda dengan DBMS relasional dimana struktur data yang kompleks harus diratakan untuk masuk ke dalam tabel atau bergabung bersama-sama dari meja-meja untuk membentuk struktur dalam-memori, DBMSs objek tidak memiliki overhead kinerja untuk menyimpan atau mengambil web atau hirarki objek yang saling terkait . Ini pemetaan satu-ke-satu obyek bahasa pemrograman untuk objek database memiliki dua manfaat lebih dari pendekatan penyimpanan lain: ia menyediakan manajemen kinerja yang lebih tinggi objek, dan itu memungkinkan pengelolaan yang lebih baik dari keterkaitan yang kompleks antara objek. Hal ini membuat objek DBMSs lebih cocok untuk mendukung aplikasi seperti sistem keuangan risiko portofolio analisis, aplikasi layanan telekomunikasi, struktur dokumen world wide web, sistem desain dan manufaktur, dan sistem catatan pasien rumah sakit, yang memiliki hubungan yang kompleks antara data. 

Semistructured Model

Dalam model data semistructured, informasi yang biasanya dikaitkan dengan skema yang terkandung dalam data, yang kadang-kadang disebut “ self-describing”. Dalam database tersebut tidak ada pemisahan yang jelas antara data dan skema, dan sejauh yang terstruktur tergantung pada aplikasi. Dalam beberapa bentuk data semistructured tidak ada skema yang terpisah, di tempat lain itu ada tapi hanya tempat-tempat kendala longgar pada data. Data semi-terstruktur secara alami dimodelkan dalam hal grafik yang mengandung label yang memberikan semantik dengan struktur yang mendasarinya. database tersebut menggolongkan kekuatan pemodelan ekstensi terbaru database relasional datar, untuk database bersarang yang memungkinkan bersarang (atau enkapsulasi) entitas, dan untuk objek database yang, di samping itu, memungkinkan referensi siklik antara objek. Semistructured data baru-baru ini muncul sebagai topik penting dari studi karena berbagai alasan. Pertama, ada sumber data seperti Web, diperlakukan sebagai database tetapi yang tidak dapat dibatasi oleh sebuah skema. Kedua, mungkin diinginkan untuk memiliki format yang sangat fleksibel untuk pertukaran data antara database yang berbeda. Ketiga, bahkan ketika berhadapan dengan data terstruktur, mungkin akan membantu untuk melihatnya sebagai semistructured untuk tujuan browsing. 

Assosiatif Model

Model asosiatif membagi hal-hal di dunia nyata tentang mana data akan direkam ke dalam Entitas, Entitas merupakan hal yang diskrit, keberadaan independen. Sebuah keberadaan entitas tidak bergantung pada hal-hal lain. Asosiasi hal-hal yang keberadaannya bergantung pada satu atau lebih hal-hal lain, sehingga jika ada hal-hal berhenti ada, maka hal itu sendiri tidak lagi ada atau menjadi tidak berarti. Database asosiatif terdiri dari dua struktur data:
1. Satu set item, masing-masing memiliki pengenal unik, nama dan tipe.
2. Satu set link, masing-masing memiliki pengenal unik, bersama dengan pengidentifikasi unik dari tiga hal lain, yang merupakan sumber sumber, kata kerja dan target dari fakta yang tercatat sekitar sumber dalam database. Masing-masing dari tiga hal yang diidentifikasi oleh kata kerja, sumber dan target dapat berupa link atau item. [sumber]



Kelebihan dan Kekurangan Database

Kelebihan Sistem Database:
  1. Kerangkapan dan inkonsistensi data dapat dikontrol sehingga tidak terdapat data rangkap.
  2. Terpeliharanya keselarasan data
  3. Data dapat dipakai secara bersama-sama
  4. Memudahkan penerapan standarisasi
  5. Memudahkan penerapan batasan-batasan pengamana
  6. Terpeliharanya integritas data.

Kekurangan Sistem Database tersebut:
  1. Mahal dalam implementasinya 
  2. Rumit/komplek 
  3. Kerusakan pada sistem basis data dapat mempengaruhi departemen yang terkait. [sumber]

Keunggulan dan Kelemahan Database Management System

Keunggulan 
  • Performance. Dari segi performance dapat diketahui bahwa dengan menggunakan sistem basis data dapat menyimpan file berukuran besar, sekaligus juga membuat lebih efisien dan praktis.
  • Integritas. Dengan penggunaan DBMS integritas data menjadi lebih terjamin. Masalah redudansi sering terjadi dalam DBMS. Redudansi adalah kejadian berulangnya data atau kumpulan data yang sama dalam sebuah database yang mengakibatkan pemborosan media penyimpanan.
  • Independensi. Perubahan struktur database dimungkinkan terjadi tanpa harus mengubah aplikasi yang mengaksesnya sehingga pembuatan antarmuka ke dalam data akan lebih mudah dengan penggunaan DBMS.
  • Sentralisasi / Pusat data. Data yang terpusat akan mempermudah pengelolaan database. kemudahan di dalam melakukan bagi pakai dengan DBMS dan juga kekonsistenan data yang diakses secara bersama-sama akan lebiih terjamin dari pada data disimpan dalam bentuk file atau worksheet yang tersebar.
  • Sekuritas / Keamanan Data. DBMS memiliki sistem keamanan yang lebih fleksibel daripada pengamanan pada file sistem operasi. Keamanan dalam DBMS akan memberikan keluwesan dalam pemberian hak akses kepada pengguna. 

Kelemahan 
  • Biaya & Harga DBMS yang Tinggi & Mahal Kebutuhan untuk medapatkan perangkat lunak dan perangkat keras yang tepat cukup mahal, termasuk biaya pemeliharaan dan sumber daya  manusia yang mengelola basis data tersebut.
  • Memerlukan suatu skill tertentu untuk bisa melakukan administrasi dan manajemen database agar dapat diperoleh struktur dan relasi data yang optimal
  • Sangat kompleks. Sistem basis data lebih kompleks dibandingkan dengan proses berkas, sehingga dapat mudah terjadinya kesalahan dan semakin sulit dalam pemeliharaan data.
  • Resiko data yang terpusat. Data yang terpusat dalam satu lokasi dapat beresiko  kehilangan data selama proses aplikasi.
  • Konversi dari sistem lama ke sistem DBMS terkadang sangat mahal, disamping biaya pengadaan perangkat keras dan perangkat lunak, diperlukan pula biaya pelatihan.
  • Membutuhkan media penyimpanan yang besar baik eksternal (disk) maupun internal (memory) agar DBMS dapat bekerja cepat dan efisien.
  • Membutuhkan memory komputer yang besar.
  • Membutuhkan spesifikasi hardware yang tinggi / khusus.
  • Membutuhkan waktu yang lama untuk konversi sistem.
  • Terkadang kinerja DBMS low performance.
  • Resiko kegagalan cukup tinggi [sumber]

Peranan Database dan DBMS dalam Pemecahan dalam Bidang Psikologi


DBMS merupakan software yang digunakan untuk membangun suatu sistem basis data yang “sempurna”. DBMS harus dapat mengatur basis data tersebut sehingga dapat tersimpan dengan baik tanpa menimbulkan kekacauan, dapat dipakai oleh banyak user sesuai dengan kepentingan masing-masing, melindungi dari gangguan pihak-pihak yang tidak berwenang.

Banyak program basis data yang sudah sering kita gunakan, misalnya : FoxPro, Clipper, Access, dan dBASE. Itu merupakan contoh dari DBMS yang digunakan pada PC dalam skala yang relatif kecil. Dalam skala yang lebih besar, dikenal beberapa DBMS yang sering digunkan, antara lain : Sybase, DB2, Informix, Oracle, dan lain-lain.

Database merupakan salah satu komponen yang penting dalam sistem informasi, karena merupakan basis dalam menyediakan informasi bagi para pemakai. Databse terdiri dari data yang akan digunakan atau diperuntukkan terhadap banyak user, dari masing-masing user akan menggunakan data tersebut sesuai dengan tugas dan fungsinya. Contohnya :
  • Seorang psikolog yang sudah memiliki banyak klien. Setiap klien memiliki permasalahan yang berbeda-beda dan yang pasti identitas ynag berbeda pula. Sebagai profesi pasti memiliki kode etik dalam bekerja yang tidak dapat dilanggar, begitu pun psikolog memilki kode etik dengan klien. Salah satu kode etik nya adalah menjaga kerahasiaan data klien. Data klien yang disimpan dalam database membantu psikolog dalam menjaga kerahasiaan data tersebut. Seperti yang telah dijelaskan mengenai kelebihan dlam pemakaian sistem DBMS adalah keamanan data terjamin, mengurangi kerangkapan data.

  • Tes kepribadian yang terdapat di jejaring sosial seperti facebook. Misalnya seorang psikolog yang membuat tes kepribadian melalui facebook. Dia membuat pertanyaan dan jawaban terlebih dahulu sebelum tes tersebut di publish ke facebook. Dia membbuat data tersebut dalam sistem database, contohnya sebuah pertanyaan mengenai pilhan warna. Setiap warna memiliki arti yang berbeda yang menggambarkan kepribadian. Dia memasukkan data mengenai berbagai macam warna beserta gamabran kepribadian berdasarkan warna tersebut. Jika sudah semua data dimasukkan dalam sistem database dan DBMS kemudian di publish ke jejaring sosial. Jika seseorang mencoba tes kerpibadian tersebut dantelah memilih jawaban dari salah satu warna, maka data yang di dalam databse akan terpanggil dan akan muncul hasilnya yakni gambaran kepribadian dari warna ynag telah dipilih oleh orang tersebut. [sumber]

Sabtu, 13 Oktober 2018

Computer Based Information System (CBIS)


Computer Based Information System (CBIS) atau Sistem Informasi Berbasis Komputer merupakan suatu sistem pengolah data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dipergunakan untuk suatu alat bantu pengambilan keputusan. Sistem Informasi “berbasis komputer” mengandung arti bahwa komputer memainkan peranan penting dalam sebuah sistem pembangkit informasi. Dengan integrasi yang dimiliki antar subsistemnya, sistem informasi akan mampu menyediakan informasi yang berkualitas, tepat, cepat dan akurat sesuai dengan manajemen yang membutuhkannya. Secara teori, penerapan sebuah Sistem Informasi memang tidak harus menggunakan komputer dalam kegiatannya. Tetapi pada prakteknya tidak mungkin sistem informasi yang sangat kompleks itu dapat berjalan dengan baik jika tanpa adanya komputer. Sistem Informasi yang akurat dan efektif, dalam kenyataannya selalu berhubungan dengan istilah “computer-based” atau pengolahan informasi yang berbasis pada komputer. Beberapa istilah yang terkait dengan CBIS antara lain adalah data, informasi, sistem, sistem informasi dan basis komputer. Berikut penjelasan masing-masing istilah tersebut. [sumber]

Data


Berikut adalah tiga pengertian Data dari sudut pandang yang berbeda-beda:
  • Menurut berbagai kamus bahasa Inggris-Indonesia, data diterjemahkan sebagai istilah yang berasal dari kata “datum” yang berarti fakta atau bahan-bahan keterangan
  • Dari sudut pandang bisnis, terdapat pengertian data bisnis sebagai berikut: “Business data is an organization’s description of things (resources) and events (transactions) that it faces”. Jadi data, dalam hal ini disebut sebagai data bisnis, merupakan deskripsi organisasi tentang sesuatu (resources) dan kejadian(transactions) yang terjadi.
  • Pengertian yang lain mengatakan bahwa “data is the description of things and events that we face”. Data merupakan deskripsi dari sesuatu dan kejadian yang kita hadapi.

Jadi data merupakan kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian dan merupakan kesatuan nyata yang nantinya akan digunakan sebagai bahan dasar suatu informasi.

Informasi

Berikut juga akan disampaikan pengertian informasi dari berbagai sumber:
  • Menurut Barry E. Cushing dalam buku Accounting Information System and Business Organization, dikatakan bahwa informasi merupakan sesuatu yang menunjukkan hasil pengolahan data yang diorganisasi dan berguna kepada orang yang menerimanya.
  • Menurut Gordon B. Davis dalam bukunya Management Informations System : ConceptualFoundations, Structures, and Development menyebut informasi sebagai data yang telah diolah menjadi bentuk yang berguna bagi penerimanya dan nyata, berupa nilai yang dapat dipahami di dalam keputusan sekarang maupun masa depan.
  • Menurut  John Dearden dan Robert N. Anthony dalam buku Management Control Systems, menyebut informasi sebagai suatu kenyataan, data, item yang menambah pengetahuan bagi penggunanya.
  • Menurut Mark G. Simkin dan Stephen A. Moscove dalam bukunya Accounting Information Systems : Concepts and Practise mengatakan informasi sebagai kenyataan atau bentuk-bentuk yang berguna yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan bisnis.

Dari keempat pengertian dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa informasi merupakan hasil dari pengolahan data menjadi bentuk yang lebih berguna bagi yang menerimanya serta menggambarkan suatu kejadian-kejadian nyata dan dapat digunakan sebagai alat bantu untuk pengambilan suatu keputusan.

Sistem Informasi

Sistem Informasi merupakan sistem pembangkit informasi. Dengan integrasi yang dimiliki antar subsistemnya, sistem informasi akan mampu menyediakan informasi yang berkualitas, tepat, cepat dan akurat sesuai dengan manajemen yang membutuhkannya.

Berbasis Komputer

Sistem Informasi “berbasis komputer” mengandung arti bahwa komputer memainkan peranan penting dalam sebuah sistem informasi. Secara teori, penerapan sebuah Sistem Informasi memang tidak harus menggunakan komputer dalam kegiatannya. Tetapi pada prakteknya tidak mungkin sistem informasi yang sangat kompleks itu dapat berjalan dengan baik jika tanpa adanya komputer.
Sistem Informasi yang akurat dan efektif, dalam kenyataannya selalu berhubungan dengan istilah “computer-based” atau pengolahan informasi yang berbasis pada komputer. [sumber]

KOMPONEN CBIS

HARDWARE, adalah computer equipment used to perform input, prossesing and output activitas.Dalam bahasa indonesia berarti perangkat komputer yang melalkukan pemasukan data, pemrosesan dan mengeluarkan data.

SOFTWARE, adalah computer programs that govern the operation of the computer. Dalam bahasa indonesia yang berarti program komputer yang mengatur segala macam pengoprasian komputer.

DATA BASE, adalah an organized collection of fact and rules for using the CBIS. Berarti, dalam menggunakan information, typically consisting of two or more related data files. Dalam bahasa indonesiannya berarti, fakta atau informasi yang terorganisasi, dan biasannya terdiri dari dua atau lebih file data yang saling berhubungan.

PEOPLE, adalah the most important element in most computer based information systems. Yang berarti unsur yang paling penting dalam isitem informasi berbasis komputer.

PRODUREST, adalah include yhe stategis, policies, methods, and rules for using the CBIS. Berarti dalam menggunakan CBIS harus meliputi strategi, kebijakan, metode dan aturan. [sumber]

FUNGSI CBIS

  1. Mengahasilkan informasi yang cepat, akurat dan dapat dipercaya
  2. Menambah penghasilan (dalam perusahan berbasis ekonomi)
  3. Menghemat waktu (time saving), biaya (cost saving) dan tenaga
  4. Peningkatan efektivitas, pengembangan teknologi, dan pengembangan personel
  5. Meningkatkan kreativitas.

Electronic Data Processing

Pemrosesan data elektronik (Inggris: electronic data processing disingkat EDP) adalah metode dalam suatu pemrosesan data komersial. Sebagai bagian dari teknologi informasi, EDP melakukan pemrosesan data secara berulang kali terhadap data yang sejenis dengan bentuk pemrosesan yang relatif sederhana. Sebagai contoh,pemrosesan data elektronis dipakai untuk pemutakhiran (update) stock dalam suatu daftar barang (inventory), pemrosesan transaksi nasabah bank, pemrosesan booking untuk tiket pesawat terbang, reservasi kamar hotel, pembuatan tagihan untuk suatu jenis layanan, dll. Selain itu, Pengertian Electronic Data Processing ( EDP ) secara umum adalah penggunaan metode automatis dalam pengolahan data komersil. Biasanya penggunaan edp ini relatif simple, aktivitas yg berulang untuk memproses informasi dalam jumlah yg besar. Misalnya : update stok barang untuk dimasukkan ke dalam inventaris, transaksi banking untuk dimasukkan ke dalam account dan master file pelanggan, booking dan pemesanan tiket ke system reservasi maskapai penerbangan, dll. 

5 rangkaian kegiatan komputer dalam kegiatan pengolahan data:

  1. Inputing
  2. Processing
  3. Outputing
  4. Print out
  5. Controlling [sumber]
Sistem Informasi Manajemen


Pengertian Sistem Informasi Manajemen


Manajemen sendiri mencakup proses perencanaan, pengorganisasian, pengawasan, pengarahan, dan lain-lain, dalam suatu organisasi. Sedangkan, informasi dalam satu organisasi adalah data yang diolah sedemikian rupa sehingga memiliki nilai dan arti bagi organisasi.
Dengan ini, dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi Manajemen (SIM) merupakan sistem yang mengolah serta mengorganisasikan data dan informasi yang berguna untuk mendukung pelaksanaan tugas dalam suatu organisasi.

Perkembangan Sistem Informasi Manajemen

Pada awal perkembangan komputerisasi informasi, komputer belum mempunyai program yang berjalan secara otomatis, melainkan hanya menjalankan komando yang dimasukkan secara manual ke dalam komputer. Setelah tahun 2000’an, sistem informasi manajemen mulai berkembang sebagai satu sistem yang terintegrasi pada berbagai induk perusahaan dan cabang-cabangnya.

Sistem tersebut kemudian dibentuk dalam sistem informasi berbasis komputer (Computer Based Information System). Hingga kini, sistem informasi berjalan secara terintegrasi dan berjalan secara otomatis.

SIM sendiri mempunyai elemen-elemen fisik yang dibutuhkan untuk kelancaran sistem yang digunakan, yaitu perangkat keras komputer, perangkat lunak, yaitu perangkat lunak sistem umum, perangkat lunak terapan umum, serta program aplikasi.
Selanjutnya, dalam SIM terdapat database dan prosedur pelaksanaan sistem manajemen perusahaan dan tentunya, petugas yang mengoperasikan semua sistem tersebut.

Fungsi Sistem Informasi Manajemen

Fungsi utama diterapkannya sistem infomasi manajemen dalam suatu organisasi adalah sebagai berikut:
  1. Mempermudah pihak manajemen untuk melakukan perencanaan, pengawasan, pengarahan dan pendelegasian kerja kepada semua departemen yang memiliki hubungan komando atau koordinasi dengannya.
  2. Meningkatkan efisiensi dan efektifitas data yang tersaji akurat dan tepat waktu.
  3. Meningkatkan produktifitas dan penghematan biaya dalam suatu organisasi.
  4. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia karena unit sistem kerja yang terkoordinir dan sistematis. [sumber]
Otomatisasi Kantor


Sejak permulaan pengolahan kata (word processing),tekhnologi-tekhnologi lain telah diterapkan untuk pekerjaan kantor,dan semuanya dikenal sebagai otomatisasi kantor.Otomatisasi kantor (office automation),atau OA,mencangkup semua sistem elektronik formal dan informal yang terutama berkaitan dengan komunikasi informasi ke dan dari orang-orang di dalam maupun di luar perusahaan.
Otomatisasi Kantor merupakan sebuah rencana untuk menggabungkan teknologi tinggi melalui perbaikan proses pelaksanaan pekerjaan demi meningkatkan produktifitas pekerjaan.

Sistem Elektronik Formal dan Informal.

Beberapa sistem OA direncanakan secara formal,dan mungkin didokumentasikan dengan suatu prosedur tertulis.Sistem formal ini diterapkan di seluruh perusahaan untuk memenuhi kebutuhan organisasi,mirip dengan SIM.
Namun sebagian besar sistem OA tidak direncanakan atau diuraikan secara tertulis.Sistem-sistem OA informal ini diterapkan saat diperlukan oleh perorangan untuk memenuhi keperluannya sendiri,mirip dengan DSS.

Komunikasi Informasi

Kata kunci yang membedakan OA dari subsistem CBIS lain adalah komunikasi.OA dimaksudkan untuk memudahkan segala jenis komunikasi,baik lisan maupun tertulis.

Pengguna Otomatisasi Kantor

OA digunakan oleh semua orang yang bekerja di dalam kantor.Pada dasarnya ada 4 kategori pemakai:
  1. Manajer, adalah orang-orang yang bertanggung jawab mengelola sumber daya perusahaan,terutama sumber daya manusia.
  2. Profesional,tidak mengelola orang, tetapi menyumbangkan keahlian khususnya (mis. Pembeli, wiraniaga, dan asisten staff khusus). Manajer dan profesional secara bersama dikenal sebagai pekerja terdidik.
  3. Pekerja terdidik,manajer dan profesional secara bersama bmenyumbangkan keahliannya pada kegiatan mereka masing-masing yaitu dengan memberikan ilmu pengetahuan yang mereka punya.
  4. Sekretaris, bisanya ditugaskan pada pekerja terdidik tertentu untuk melaksanakan berbagai tugas seperti menangani korespondensi, menjawab telepon, dan mengatur jadwal pertemuan.
  5. Pegawai administratif,melaksanakan tugas-tugas untuk sekretaris, seperti mengoperasikan mesin fotocopy, menyusun dokumen, menyimpan dokumen dan mengirimkan surat.


Model Otomatisasi Kantor

Segala bentuk informasi yang dikumpul;kan dari sistem fisik perusahaan pada bagian bawah model seperti halnya sistem informasi akuntasi mengumpulkan datanya.Informasi berfungsi sebagai input bagi aplikasi OA berbasis komputer seperti pengolahan kata,surat elektronik,dan konferensi komputer.Aplikasi berbasis komputer memungkinkan pemecah masalah saling berkomunikasi dengan menggunakan komputer mereka.

Tujuan OA masa kini

  • Pendapatan yang Lebih Tinggi versus Penghindaran Biaya.Komputer tidak menggantikan pekerja saat ini, tetapi komputer menunda penambahan pegawai yang diperlukan untuk menangani beban kerja yang bertambah.
  • Pemecahan masalah Kelompok.Cara OA berkontribusi pada komunikasi ke dan dari manajer membuatnya sangat cocok diterapkan untuk memecahkan masalah kelompok.
  • Pelengkap – Bukan Pengganti.Sebagai suatu cara komunikasi bisnis, OA bukan tanpa keterbatasan. OA tidak akan menggantikan semua komunikasi interpersonal tradisional – percakapan tatap muka, percakapan telepon, pesan tertulis pada memo, dan sejenisnya. OA harus bertujuan melengkapi komunikasi tradisional.


Aplikasi Otomatisasi Kantor

  • Pengolahan Kata Adalah penggunaan alat elektronik yang secara otomatis melaksanakan banyak tugas yang diperlukan untuk menyiapkan dokumen yang ditik atau dicetak.
  • Surat elektronik,Dikenal sebagai E-mail, adalah penggunaan jaringan komputer yang memungkinkan para pemakai mengirim, menyimpan dan menerima pesan-pesan deengan menggunakan terminal komputer dan alat penyimpanan
  • Voice mail,Hampir sama dengan surat elektronik tetapi pesan dikirim dengan mengucapkannya kedalam telepon. Telepon juga digunakan untuk mengambil pesan-pesan yang telah dikirimkan. Voice mail memerlukan komputer dengan kemampuan menyimpan pesan audio dalam bentuk digital dan kemudian mengubahnya kembali menjadi bentuk audio saat dipanggil. Tiap pemakai mempunyai voice mailbox dalam penyimpanan sekunder, dan peralatan khusus mengubah pesan audio ke dan dari bentuk digital.
  • Kalender elektronik Adalah penggunaan jaringan komputer untuk menyimpan dan mengambil kalender pertemuan manajer. Cara kerjanya mirip seperti organizer. Manajer atau sekretaris dapat memasukkan pertemuan-pertemuan, membuat perubahan dan menelaah kalender itu dengan menggunakan keyboard. Konfigurasi peralatannya sama dengan e-mail. Biasanya perangkat lunak e-mail menyertakan kemampuan kalender elektronik
  • Konferensi Audio Adalah penggunaan peralatan komunikasi suara untuk membuat suatu hubungan audio diantara orang-orang yang tersebar secara geografis dengan tujuan melaksanakan konferensi. Telepon koferensi (conference call) merupakan bentuk pertama konferensi audio dan masih digunakan. Konferensi audio tidak memerlukan komputer, hanya melibatkan fasilitas komunikasi audio dua arah.
  • Konferensi video Adalah penggunaan peralatan televisi untuk menghubungkan para peserta konferensi yang tersebar secara geogrrafis. Peralatan tersebut menyediakan hubungan audio dan video. Seperti konferensi audio, konferensi video tidak memerlukan komputer [sumber]
Expert System

Sistem pakar (expert system) adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan oleh para ahli, dan sistem pakar yang baik dirancang agar dapat menyelesaikan suatu permasalahan tertentu dengan meniru kerja dari para ahli (Kusumadewi, 2003:109).
Sistem pakar pertama kali dikembangkan oleh komunitas AI pada pertengahan tahun 1960. Sistem pakar yang muncul pertama kali adalah General Purpose Problem Solver (GPS) yang dikembangkan oleh Newel & Simon (Turban, 1995).
Sistem pakar adalah suatu sistem komputer yang bisa menyamai atau meniru kemampuan seorang pakar. Pakar yang dimaksud disini adalah orang yang mempunyai keahlian khusus yang dapat menyelesaikan masalah yang tidak dapat diselesaikan orang awam. Contohnya dokter, mekanik, psikolog, dan lain-lain.

Tujuan Sistem Pakar 

Sistem pakar (expert system) sendiri merupakan paket perangkat lunak atau paket program komputer yang ditujukan sebagai penyedia nasihat dan sarana bantu dalam memecahkan masalah di bidang-bidang spesialisasi tertentu seperti sains, perekayasaan, matematika, kedokteran, pendidikan dan sebagainya. Sistem pakar merupakan merupakan subset dari Artificial Intelegence (Arhami, 2005).

Pada dasarnya sistem pakar diterapkan untuk mendukung aktivitas pemecahan masalah. Beberapa aktivitas pemecahan masalah yang dimaksud seperti (Lestari, 2012):
  1. Interpretasi. Membuat kesimpulan atau deskripsi dari sekumpulan data mentah. Pengambilan keputusan dari hasil observasi, termasuk pengenalan ucapan, analisis citra, interpretasi sinyal, dll. 
  2. Prediksi. Memproyeksikan akibat-akibat yang dimungkinkan dari situasi-situasi tertentu. Contoh: prediksi demografi, prediksi ekonomi, dll. 
  3. Diagnosis. Menentukan sebab malfungsi dalam situasi kompleks yang didasarkan pada gejala-gejala yang teramati diagnosis medis, elektronis, mekanis, dll. 
  4. Perancangan (desain). Menentukan konfigurasi komponen-komponen sistem yang cocok dengan tujuan-tujuan kinerja tertentu yang memenuhi kendala-kendala tertentu. Contoh: perancangan layout sirkuit, bangunan.
  5. Perencanaan. Merencanakan serangkaian tindakan yang akan dapat mencapai sejumlah tujuan dengan kondisi awal tertentu. Contoh: perencanaan keuangan, militer, dll. 
  6. Monitoring. Membandingkan hasil pengamatan dengan kondisi yang diharapkan. Contoh: computer aided monitoring system. 
  7. Debugging. Menentukan dan menginterpretasikan cara-cara untuk mengatasi malfungsi. Contoh: memberikan resep obat terhadap kegagalan. 
  8. Instruksi. Mendeteksi dan mengoreksi defisiensi dalam pemahaman domain subjek. Contoh: melakukan instruksi untuk diagnosis dan debugging.
  9. Kontrol. Mengatur tingkah laku suatu environment yang kompleks. Contoh: melakukan kontrol terhadap interpretasi, prediksi, perbaikan dan monitoring kelakukan sistem. [sumber]

Jumat, 12 Oktober 2018

#SIP Komputer dan Kognisi Manusia

Arsitektur Komputer

Dalam bidang teknik komputer, arsitektur komputer adalah konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer. Arsitektur komputer ini merupakan rencana cetak-biru dan deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan sistem interkoneksinya). Dalam hal ini, implementasi perencanaan dari masing–masing bagian akan lebih difokuskan terutama, mengenai bagaimana CPU akan bekerja, dan mengenai cara pengaksesan data dan alamat dari dan ke memori cache, RAM, ROM, cakram keras, dll). Beberapa contoh dari arsitektur komputer ini adalah arsitektur von Neumann, CISC, RISC, blue Gene, dll. Arsitektur komputer juga dapat didefinisikan dan dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus seni mengenai cara interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan target biayanya. [sumber]


Dua bagian utama arsitektur computer :
Terdapat 2 (dua) bagian pokok arsitektur komputer:
  1. Instructure Set Architecture, adalah spesifikasi yang menentukan bagaimana programmer bahasa mesin berinteraksi dengan komputer.
  2. Hardware System Architacture yaitu subsistem hardware (perangkat keras) dasar yaitu CPU, Memori, serta OS.

Inilah cara melakukan perubahan pada arsitektur komputer
Cara-cara untuk melakukan perubahan pada arsitektur, yaitu seperti:
  1. Membangun array prosesor.
  2. Menerapkan proses pipelining.
  3. Membangun komputer multiprosesor.
  4. Membangun komputer dengan arsitektur yang lain. [sumber]

Berikut ini mengukur kualitas dari arsitektur komputer
Terdapat beberapa atribut yang dipakai untuk mengukur kualitas komputer, diantaranya :
  • Generalitas.
  • Applicability (Daya Terap).
  • Efesiensi.
  • Kemudahan Penggunaan atau pemakaian.
  • Daya Tempa (Maleability).
  • Dan daya Kembang (Expandibility). [sumber]

Biaya Sistem
Adapun biaya sistem yakni biaya yang bisa diukur dalam banyak cara yaitu:
  • Reabilitas
  • Mudah memperbaikinya
  • Pemakaian daya
  • Berat
  • Kekebalan
  • Interface sistem software [sumber]

Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan 
  • Memiliki processor yang berjumlah lebih dari satu dan RAM
  • Bisa digunakan oleh banyak pengguna (multi user)
  • dapat membuka beberapa aplikasi dalam waktu bersamaan.
  • Menggunakan teknologi time sharing
  • Kecepatan kerja processornya hingga 1GOPS (giga operations per second)
  • Mempermudah pekerjaan manusia

Kekurangan
  • Karena ukurannya yang sangat besar, maka diperlukan ruangan yang besar untuk menyimpannya
  • Harganya sangat mahal
  • Interface dengan pengguna masih menggunakan teks
  • Kerjanya sangat lama
  • Membutuhkan daya listrik yang sangat besar
  • Apabila terkena Virus, data yang terhapus dikarenakan virus tersebut. [sumber]


Kognisi Manusia

Kognisi adalah keyakinan seseorang tentang sesuatu yang didapatkan dari proses berpikir tentang seseorang atau sesuatu. Proses yang dilakukan adalah memperoleh pengetahuan dan memanipulasi pengetahuan melalui aktivitas mengingat, menganalisis, memahami, menilai, menalar, membayangkan dan berbahasa. Kapasitas atau kemampuan kognisi biasa diartikan sebagai kecerdasan atau inteligensi. Bidang ilmu yang mempelajari kognisi beragam, di antaranya adalah psikologi, filsafat, komunikasi, neurosains, serta kecerdasan buatan. Kepercayaan/ pengetahuan seseorang tentang sesuatu dipercaya dapat memengaruhi sikap mereka dan pada akhirnya memengaruhi perilaku/ tindakan mereka terhadap sesuatu. mengubah pengetahuan seseorang akan sesuatu dipercaya dapat mengubah perilaku mereka. [sumber]


Menurut Abdulkarim (2008) struktur kognitif adalah keseluruhan pengetahuan yang dapat dijadikan landasan untuk memahami dan manfsirkan dunia dan kejadian-kejadian. Sedangkan manusia (Abdulkarim, 2005), secara kodrati merupakan makhluk monodualistis, artinya selain sebagai makhluk individu, manusia juga berperan sebagai makhluk sosial. [sumber]

Kognisi --> kesadaran --> pemahaman
Kognisi adalah kepercayaan seseorang tentang sesuatu yang di dapatkan dari proses berfikir tenteng seseorang atau sesuatu. Proses yang dilakukan adalah memperoleh pengetahuan dan memanipulasi pengetahuan melalui aktivitas mengingat, menganalisis, memahami, menilai, menalar, membayangkan dan berbahasa. Kapasitas atau kemampuan kognisi biasa diartikan sebagai kecerdasan atau intelegensi. Bidang ilmu yang mempelajari kognisi beragam, diantaranya adalah psikologi, filsafat, neurosains, serta kecerdasan buatan. Kepercayaan atau pengetahuan seseorag tentang sesuatu dipercaya dapat memengaruhi sikap mereka dan pada akhirnya memengaruhi prilaku atau tindakan mereka terhadap sesuatu. Mengubah pengetahuan seseorang akan sesuatu dipercaya dapat mengubah prilaku mereka. [sumber]

Ada beberapa aspek yang mempengaruhi struktur kognitif, antara lain yaitu:
  •  Berdasarkan kedewasaan dan perkembangan individu
  • Sifat belajar yang lebih bermakna dari pengalaman yang terintegrasi
  • Ketepatan dalam mentransformasi informasi stimulus dan pengalaman melalui fungsi kognisinya. [sumber]

Tahap Perkembangan Kognitif Manusia
  1. Tahapan Sensori Motor. Tahapan sensori motor ini merupakan tahapan yang dilalui oleh seseorang pada usia 0 hingga 2 tahun. Tahapan ini meliputi perkembangan dari kemampuan sensoris seseorang pada awal kelahiran hingga 2 tahun. Pada tahapan ini, gerak refleks adalah salah satu hal penting yang dipelajari oleh manusia. Dari refleks yang mulai muncul, dan berkembang, maka terbentuklah kebiasaan – kebiasaan. Pada tahapan ini, manusia sudah mulai mengembangkan tahapan awal dari kreativitas, dan juga mulai sedikit memahami mengenai makna – makna yang ada di sekitarnya.
  2. Tahapan Pra Operasional. Tahapan pra operasional merupakan tahapan berikutnya yang harus dilalui di dalam fase kehidupan manusia. Tahapan ini akan berlangsung pada saat usia 2 hingga 7 tahun, yaitu tepatnya ketika masa kanak – kanak, dimana biasanya anak – anak sudah masuk ke dalam lingkungan sosial. Pada tahapan ini, anak – anak mulai bisa menggunakan operasi mental yang jarang, dan kurang memadai. Pada tahapan ini, pemikiran anak – anak masih bersifat egosentris, yang artinya cenderung berpikir dengan menggunakan sudut pandang sendiri, tanpa bisa memahami sudut pandang atau kondisi dan situasi dari orang lain yang ada di sekitarnya. Kebanyakan anak pada tahapan ini memiliki pikiran yang cenderung imajinatif, salah satunya adalah memiliki sahabat imajinasi atau bayangan.
  3. Tahapan Operasional Konkrit. Tahapan perkembangan kognitif manusia berikutnya adalah tahapan operasional konkrit. Tahapan ini berlangsung mulai dari usia 7 tahun hingga kurang lebih 11 tahun, atau ketika anak – anak sudah mulai memasuki masa – masa remaja. Dalam tahapan ini, anak – anak sudah mampu untuk melakukan pengurutan dan juga klasifikasi terhadap objek atau situasi tertentu. Misalnya mengurutkan benda yang kecil ke besar, melihat dan mengidentifikasi klasifikasi dari suatu objek, dan sudah mulai bisa atau mampu untuk mempertimbangkan aspek – aspek tertentu dalam menghadapi suatu masalah atau objek tertentu. Sifat egosentrisme pada tahapan ini akan menghilang secara perlahan, dan mulai mampu untuk melihat suatu masalah atau kejadian dari sudut pandang orang lain.
  4. Tahapan Operasional Formal. Tahapan perkembangan kognitif manusia yang terakhir berada pada tahapan ini. Tahapan operasional formal ini terjadi pada usia remaja hingga usia dewasa. Pada tahapan ini, pola pikir seseorang sudah berkembang lebih baik, dimana seseorang sudah mampu untuk berpikir secara abstrak dan mampu berpikir menggunakan logika dengan baik. Tidak hanya pengetahuan umum, pemahaman mengenai nilai dan juga norma akan berkembang dan mulai banyak diterapkan pada saat seseorang masuk pada tahap operasional formal ini. [sumber]

Hubungan Arstitektur Komputer dan Struktur Kognisi Manusia

Komputer dan kognisi memiliki persamaan dalam hal memproses informasi. Jika dikaitkan dengan arsitektur komputer yang memiliki pengertian sebagai konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer, maka kognisi manusia lah yang turut berperan penting dalam pembuatannya. Manusia lah yang menciptakan komputer dengan sistem yang menyerupai kognisi manusia dengan maksud mempermudah manusia dalam pekerjaannya. Karena manusia memiliki otak yang melakukan proses memperoleh pengetahuan dan memanipulasi pengetahuan melalui aktivitas mengingat, menganalisis, memahami, menilai, menalar, membayangkan, berbahasa yang disebut sebagai kognisi. Arsitektur komputer dibuat untuk memudahkan manusia dalam menggunakan komputer. Hal ini terkait dengan proses koginif manusia dalam mengingat informasi. Misalnya tombol save menggunakan gambar disket dimana disket merupakan hardisk tempat menyimpan data dan tombol delete menggunakan gambar tempat sampah dimana tempat sampah merupakan tempat pembuangan apa saja yang sudah tidak digunakan lagi. [sumber]


Hubungan antara arsitektur komputer dan kognisi manusia yang pertama adalah dalam penyusunan perangkat komputer (software dan hardware) dalam proses arsitektur komputer. Dapat dilihat dari definisi arsitektur komputer itu sendiri yaitu merupakan ilmu dan sekaligus seni mengenai cara interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan target biayanya. Jelas bahwa fungsi-fungsi kognitif manusia sangat diperlukan agar dapat berfungsi sesuai dengan kebutuhan tertentu. Arsitektur komputer sendiri juga mempelajari atribut-atribut sistem komputer yang terkait dengan seorang programmer dan memiliki dampak langsung pada eksekusi logis sebuah program. Kemudian hubungan yang kedua yaitu secara disadari atau tidak keduanya menjalankan proses yang secara garis besar sama yaitu proses mengolah informasi. Fungsi-fungsi seperti pengenalan pola, atensi, kesadaran, belajar, memori, formasi konsep, bahasa/pemahaman, hingga digunakan untuk pemecahan masalah ada pada keduanya meskipun di”jelaskan” dengan istilah yang berbeda. [sumber]

Hubungan antara arsitektur komputer dan kognisi manusia adalah keduanya sama-sama memproses informasi. Dalam pengoperasian komputer, system yang digunakan seperti system kerja kognisi kita. Hal ini karena manusia sendiri yang menciptakan computer. Manusia sendiri sangat mengagumi system kerja otak, sehingga menciptakan suatu alat yang sistemnya menyerupai otak manusia. Penggunaan icon-icon seperti folder di desain di computer dengan bentuk map, notepad di desain dengan bentuk seperti agenda, lalu delete di desain dengan bentuk tong sampah, dan lainnya itu dimaksudkan agar memudahkan kita dalam mengoperasikan computer. Hal itu juga karena kognisi manusia memang lebih mudah mengetahui atau sesuatu dengan mengenal polanya terlebih dahulu. Apalagi dengan pola gambar yang sering ditemui dan dilihat di lingkungan sekitar. [sumber]

Struktur kognisi manusia merupakan bagian atau komponen yang terstruktur dalam otak manusia yang memberi pengetahuan berdasarkan sistem, skema, adaptasi, asimilasi dan akomodasi yang membentuk suatu kematangan dan pengalaman otak dalam menjalankan kehidupan sosial bagi seorang manusia. Mempunyai struktur yang sangat kompleks. Arsitektur komputer merupakan konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer, kompleks namun tidak sekompleks kognisi manusia. Arsitektur komputer ini merupakan rencana deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan sistem interkoneksinya). Dalam hal ini, implementasi perencanaan dari masing–masing bagian akan lebih difokuskan terutama, mengenai bagaimana CPU akan bekerja, dan mengenai cara pengaksesan data dan alamat dari dan ke memori cache, RAM, ROM, cakram keras, dll. [sumber]

Komputer dan kognisi manusia hampir sama yaitu mampu memproses informasi. Komputer dapat memproses informasi dikarenakan oleh kognisi (otak) manusia yang mengoperasikannya. Itulah sebabnya arsitektur computer dan struktur kognisi manusia berhubungan. [sumber]

Dari beberapa penjelasan di atas, dapat diketahui bahwa hubungan antara arsitektur komputer dan kognisi manusia adalah sama-sama memproses informasi. Arsitektur komputer yang memiliki pengertian sebagai konsep perencanaan  dari suatu sistem komputer, maka kognisi manusia lah yang turut berperan penting dalam pembuatannya.




Kamis, 11 Oktober 2018

Sistem Informasi Psikologi

Hasil gambar untuk sistem informasi psikologi
Definisi Sistem


Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri dari komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entititas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali dibuat. [sumber]

Secara umum, Sistem adalah suatu kumpulan objek atau unsur-unsur atau bagian-bagian yang memiliki arti berbeda-beda yang saling memiliki hubungan, saling bekerjasama dan saling mempengaruhi satu sama lain serta memiliki ketertarikan pada rencana atau plane yang sama dalam mencapai suatu tujuan tertentu pada lingkungan yang kompleks. [sumber]

Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berbeda dalam suatu wilayang serta memiliki item-item penggerak, contoh umum misalnya seperti negara. Negara merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain seperti provinsi yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu negara dimana yang berperan sebagai penggeraknya yaitu rakyat yang berada dinegara tersebut. [sumber]

Menurut beberapa ahli, pengertian sistem yaitu:
  • Sistem merupakan gabungan dari beberapa elemen yang berkerjasama untuk mencapai suatu target (Davis G.B)
  • Sistem merupakan gabungan obyek yang memiliki hubungan secara fungsi dan hubungan antara setiap ciri obyek, secara keseluruhan menjadi satu kesatuan yang berfungsi (Harijono Djodjodiharjo)
  • Sistem merupakan sekumpulan unsur-unsur yang saling berkaitan yang secara bersama berpotensin untuk meraih tujuan yang sama (Lani Sidharta)
  • Sistem merupakan sekumpulan elemen yang terdiri dari prosedur atau bagian pengolahan untuk mencari tujuan bersama atau tujuan bagian dengan cara mengoprasikan barang atau data pada waktu tertentu. Agar bisa menghasilkan informasi, energi atau data yang diinginkan (Murdick R.G)
  • Sistem merupakan sebuah jaringan kerja daripada prosedur-prosedur yang saling berkaitan, berkumpul secara bersama-sama agar bisa beroprasi sebuah kegiatan atau menyelesaikan suatu tujuan tertentu (Jerry Futz Gerald) [sumber]

Definisi sistem pun bisa dibedakan menjadi beberapa bagian menurut pada klasifikasinya. Ada yang bersifat abstrak, fisik, alamiah, buatan, spesifik, dan non spesifik, tertutup, terbuka, sederhana, dan kompleks. Jika hasil kerja tidak melibatkan pihak luar sama sekali dan berdikari  pada usaha sendiri, maka disebut dengan close system. Sementara untuk usaha yang bergantung dengan lingkungan luar untuk mencapai tujuan tertentu, ini dinamakan dengan open system. [sumber]



Definisi Informasi


Informasi adalah pesan (ucapan atau ekspresi) atau kumpulan pesan yang terdiri dari order sekuens dari simbol, atau makna yang dapat ditafsirkan dari pesan atau kumpulan pesan. Informasi dapat di rekam atau ditransmisikan. Hal ini dapat dicatat sebagai tanda-tanda, atau sebagai sinyal berdasarkan gelombang. Infromasi adalah jenis acara yang dalam konteks yang berbeda. Informasi bisa di katakan sebagai sebagai pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi. Namun, istilah ini memiliki banyak arti bergantung pada konteksnya, dan secara umum berhubungan erat dengan konsep seperti arti, pengetahuan, negentropy, persepsi, stimulus, komunikasi, kebenaran, repenstasi, dan rangsangan mental. [sumber]

Informasi adalah sekumpulan data/fakta yang diorganisasi atau diolah dengan cara tertentu sehigga mempunyai arti penerima. Data yang telah diolah menjadi sesuatu yang berguna bagi si penerima maksudnya yaitu dapat memberikan keterangan atau pengetahuan. Dengan demikian yang menjadi sumber informasi adalah data. Informasi dapat juga dikatakan sebuah pengetahuan yang diperoleh dari pembelajaran, pengalaman atau instruksi. [sumber] 

Pengertian yang lebih mendalam lagi menyebutkan bahwa definisi informasi adalah hasil pengolahan data yang memiliki arti atau manfaat bagi penerimanya. Ini berarti tidak semua fakta atau berita yang kita terima merupakan informasi yang kita terima merupaka informasi bagi kita. Jika informasi atau berita tersebut tidak memiliki arti atau tidak bisa kita terima manfaatnya maka belum bisa dikatakan sebagai informasi. [sumber]

Definisi menurut para ahli

  • Menurut Raymond Mc.leod, Informasi adalah data yang telah diolah menjadi bentuk yang memiliki arti bagi si penerima dan bermanfaat bagi pengambilan keputusan saat  ini atau mendatang.
  • Menurut Tata Sutarbri, S.Kom., MM adalah data yang telah diklasifikasikan atau diolah atau diintepretasikan untuk digunakan dalam proses pengambilan keputusan. 
  • Menurut Lani Sidharta (1995:28) "Informasi adalah data yang disajikan dalam bentuk yang berguna untuk membuat keputusan" [sumber]


Fungsi Informasi

  1. Sumber Pengetahuan Baru
  2. Media Hiburan
  3. Menghilangkan Ketidakpastian
  4. Mempengaruhi Massa
  5. Sosialisasi kebijakan
  6. Menyatkan pendapat [sumber]
Definisi Psikologi

Psikologi merupakan salah satu bidang ilmu pengetahuan dan ilmu terapan tentang perilaku, fungsi mental, dan proses mental manusia secara ilmiah. Para praktisi di bidang psikologi disebut sebagai psikolog. Para psikolog berusaha mempelajari peran fungsi mental dalam perilaku individu maupun kelompok, selain juga mempelajari tentang proses fisiologis dan neurobiologisyang mendasari perilaku. [sumber]

Ditinjau dari segi ilmu bahasa, perkataan psikologi ini berasal dari perkataan psyche yang diartikan jiwa dan perkataan logos yang berarti ilmu atau ilmu pengetahuan. Karena itu, perkataan psikologi sering diartikan atau diterjemahkan sebagai ilmu pengetahuan'tentang jiwa atau disingkat dengan ilmu jiwa. [sumber]

Psikologi berasal dari bahasa yunani “psyche” yang artinya jiwa, dan “logos” yang artinya ilmu pengetahuan. Jadi secara etimologi (menurut arti kata) psikologi artinya ilmu yang mempelajari tentang jiwa, baik mengenai macam-macam gejalanya, prosesnya maupun latar belakangnya. Dengan singkat disebut ilmu jiwa. Berbicara tentang jiwa, terlebih dahulu kita harus bias membedakan antara nyawa dengan jiwa. Nyawa adalah daya jasmaniah yang adanya tergantung pada hidup jasmani dan menimbulkan perbuatan bananiah organic behavior, yaitu perbuatan yang ditimbulkan oleh proses belajar. Misalnya: insting, reflek, nafsu, dan sebagainya. Jika jasmani mati , maka mati pulalah nyawanya. [sumber]

Pengertian Psikologi menurut Ensiklopedi Nasional Indonesia Jilid 13 (1990), Psikologi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dan binatang baik yang dapat dilihat secara langsung maupun yang tidak dapat dilihat secara langsung.
  1. Dakir (1993), psikologi membahas tingkah laku manusia dalam hubungannya dengan lingkungannya.
  2. Muhibbin Syah (2001), psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia baik selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan. Tingkah laku terbuka adalah tingkah laku yang bersifat psikomotor yang meliputi perbuatan berbicara, duduk , berjalan dan lain sebgainya, sedangkan tingkah laku tertutup meliputi berfikir, berkeyakinan, berperasaan dan lain sebagainya.
  3. Dr. Singgih Dirgagunasa Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia [sumber]

Dari sini juga diketahui bahwa manfaat dari psikologi itu snediri sangat beragam. Adapun manfaat dari psikologi ialah :
  • Memberikan pengetahuan secara untuk memahami perilaku yang terjadi pad manusia
  • Mengenali jiwa itu sendri atau kepribadian seendiri
  • Sebagai sarana penyelenggaraan pendidikan
  • Mengupayakan tidak terjadinya perilaku yang menyimpang
  • Mengurangi maslah-masalah sosial [sumber]
Definisi Sistem Informasi Psikologi

Menurut Chr. Jimmy L. Gaol (2008) sistem informasi psikologi bertujuan mendapatkan pemahaman bagaimana manusia pembuat keputusan merasa dan menggunakan informasi formal. Sistem informasi psikologi adalah sebuah sistem yang digunakan untuk memperoleh informasi yang berkaitan dengan psikologi yang dapat bermanfaat bagi penggunanya. Contohnya adalah pengaplikasian SIP dalam kehidupan yaitu penggunaan teknologi dalam pengambilan data tes psikologi, dalam hal ini umumnya komputer (komputerisasi alat tes psikologi) [sumber]

Pengertian dari sistem informasi psikologi adalah sebuah sistem yang digunakan untuk memperoleh informasi yang bertujuan untuk memberi tahu informasi mengenai keadaan psikologis dari penggunanya. [sumber]

Sistem informasi psikologi adalah suatu sistem yang didalamnya terdapat kombinasi dari manusia dan teknologi yang dimaksudkan mengolah data mengenai perilaku manusia sehingga menghasilkan informasi yang dapat digunakan untuk tujuan tertentu. [sumber]

Sistem informasi psikologi adalah sebuah prosedur pelaksanaan yang terdiri dari bagian-bagian yang saling berhubungan yang digunakan untuk mengolah kumpulan data yang didalamnya meliputi bidang psikologi (perilaku manusia). [sumber]

Definisi dari sistem informasi psikologi adalah suatu sistem yang digunakan untuk memperoleh data yang berarti bagi si pengguna atau penerima mengenai ilmu pengetahuan tentang perilaku manusia atau psikologi. [sumber]






Sabtu, 18 November 2017

Teori Pengembangan Kreativitas

Teori yang melandasi pengembangan kreativitas dapat dibedakan menjadi 3, yaitu:

1. Teori Psikoanalisis
Pribadi kretif dipandang sebagai seorang yang pernah mengalami traumatis, yang dihadapi dengan memunculkan gagasan-gagasan yang disadari dan tidak disadari bercampur menjadi pemecahan inovatif dari trauma. Teori ini terdiri dari:
a.       Teori Freud
Freud menjelaskan proses kretif dari mekanisme pertahanan (defence mechanism). Freud percaya bahwa meskipun kebanyakan mekanisme pertahanan menghambat tindakan kreatif, mekanisme sublimasi justru merupakan penyebab utama kreativitas karena kebutuhan seksual tidak dapat dipenuhi, maka terjadi sublimasi dan merupakan awal imajinasi. Macam mekanisme pertahanan:
- Represi                    - regresi
- Konpensasi           - Proyeksi
- Sublimasi               - Pembentukan reaksi
- Rasionalisasi         - Pemindahan
- Identifikasi            - Kompartementalisasi
- Introjeksi
b.      Teori Ernst Kris
Erns Kris (1900-1957) menekankan bahwa mekanisme pertahanan regresi seiring memunculkan tindakan kreatif. Orang yang kreatif menurut teori ini adalah mereka yang paling mampu “memanggil” bahan dari alam pikiran tidak sadar. Seorang yang kreatif tidak mengalami hambatan untuk bias “seperti anak” dalam pemikirannya. Mereka dapat  mempertahankan  “sikap bermain” mengenai masala-masalah serius dalam kehidupannya. Dengan demikian mereka m ampu malihat masalah-masalah dengan cara yang segar dan inovatif, mereka melakukan regresi demi bertahannya ego (Regression in The Survive of The Ego)
c.       Teori Carl Jung
Carl Jung (1875-1967) percaya bahwa alam ketidaksadaran (ketidaksadaran kolektif) memainkan peranan yang amat penting dalam pemunculan kreativitas tingkat tinggi. Dari ketidaksadaran kolektif ini timbil penemuan, teori, seni dan karya-karya baru lainnya.

2. Teori Humanistik
Teori Humanistik melikat kreativitas sebagai hasil dari kesehatan psikologis tingkat tinggi. Teori Humanistik meliputi:
A.      Teori Maslow
Abraham Maslow (1908-1970) berpendapat manusia mempunyai naluri-naluri dasar yang menjadi nyata sebagai kebutuhan. Kebutuhan tersebut adalah:
·         Kebutuhan fisik/biologis
·         Kebutuhan akan rasa aman
·         Kebutuhan akan rasa dimiliki (sense of belonging) dan cinta
·         Kebutuhan akan penghagaan dan harga diri
·         Kebutuhan aktualisasi / perwujudan diri
·         Kebutuhan estetik
Kebutuhan-kebutuhan tersebut mempunyai urutan hierarki. Keempat Kebutuhan pertama disebut kebutuhan “deficiency”. Kedua Kebutuhan berikutnya (aktualisasi diri dan estetik atau transendentasi) disebut kebutuhan “being”. Proses perwujudan diri erat kaitannya dengan kreativitas. Bila  bebas dari neurosis, orang yang mewujudkan dirinya mampu memusatkan dirinya pada yang hakiki. Mereka mencapai “peak experience” saat mendapat kilasan ilham (flash of insight)
B.      Teori Rogers
Carl Rogers (1902-1987) tiga kondisi internal dari pribadi yang kreatif, yaitu:
1.       Keterbukaan terhadap pengalaman
2.       Kemampuan untuk menilai situasi patokan pribadi seseorang (internal locus of evaluation)
3.       Kemampuan untuk bereksperimen, untuk “bermain” dengan konsep-konsep.
Apabila seseorang memiliki ketiga cirri ini maka kesehatan psikologis sangat baik. Orang tersebut diatas akan berfungsi sepenuhnya menghasilkan karya-karya kreatif, dan hidup secara kreatif. Ketiga cirri atau kondisi tersebut uga merupakan dorongan dari dalam (internal press) untuk kreasi.

3. Teori Cziksentmihalyi
Ciri pertama yang memudahkan tumbuhnya kreativitas adalah Predisposisi genetis (genetic predispotition). Contoh seorang yang system sensorisnya peka terhadap warna lebih mudah menjadi pelukis, peka terhadap nada lebih mudah menjadi pemusik.
a)      Minat pada usia dini pada ranah tertentu
Minat menyebabkan seseorang terlibat secara mendalam terhadap ranah tertentu, sehingga mencapai kemahiran dan keunggulan kreativitas.
b)      Akses terhadap suatu bidang
Adanya sarana dan prasarana serta adanya pembina/mentor dalam bidang yang diminati  sangat membantu pengembangan bakat.
c)       Access to a field
Kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi dengan teman sejawat + tokoh-tokoh penting dalam bidang yang digeluti, memperoleh informasi yang terakhir, mendapatkan kesempatan bekerja sama dengan pakar-pakar dalam b idang yang diminati sangat penting untuk mendapatkan pengakuan + penghargaan dari orang-orang penting.  
Orang-orang kreatif ditandai adanya kemampuan mereka yang luar biasa untuk menyesuaikan diri terhadap hampir setiap situasi dan untuk melakukan apa yang perlu untuk mencapau tujuannya.
Ciri-ciri Kepribadian Kreatif menurut Csikszentmihalyi
Csikszentmihalyi mengemukakan 10 pasang cirri-ciri kepribadian kreatif yang seakan-akan paradoksal tetapi saling terpadu secara dialektis.
  • Pribadi kreatif mempunyai kekuatan energi fisik yang memungkinkan mereka dapat bekerja berjam-jam dengan konsentrasi penuh, tetapi mereka juga bias tenang dan rileks, tergantung situasinya.
  •  Pribadi kretaif cerdas dan cerdik tetapi pada saat yang sama mereka juga naïf. Mereka nampak memilliki kebijaksanaan (wisdom) tetapi kelihatan seperti anak-anak (child like). Insight mendalam nampak bersamaan dalam ketidakmatangan emosional dan mental. Mampu berfikir konvergen sekaligus divergen.
  • Ciri paradoksal ketiga berkaitan dengan kombinasi sikap bermain dan disiplin.
  • Pribadi kreatif dapat berselang-seling antara imajinasi dan fantasi, namun tetap bertumpu pada realitas.
  •  Keduanya diperlukan untuk dapat melepaskan diri dari kekinian tanpa kehilangan sentuhan masa lalu.
  •  Pribadi kreatif menunjukkan kecenderungan baik introversi maupun ekstroversi.
  •  Orang kreatif dapat bersikap rendah diri dan bangga akan karyanya pada saat yang sama
  • Pribadi kreatif  menunjukkan lecenderungan androgini psikoogis, yaitu mereka dapat melepaskan diri dari stereotip gender (maskulin-feminin)
  •  Orang kreatif cenderung mandiri bahkan suka menentang (passionate) bila menyangkut karya mereka, tetapi juga sangat obyektif dalam penilaian  karya mereka
  •  Sikap keterbukaan dan sensitivitas orang kreatif sering menderita, jika mendapat banyak kritik dan serangan, tetapi pada saat yang sama ia merasa gembira yang luar biasa.

#SIP Merancang Aplikasi Psikologi

SSCT (Sack’s Sentence Completion Test) SSCT (Sack’s Sentence Completion Test) merupakan salah satu alat test kepribadian berbentuk p...